Pengorbanan Orang Tua

Setiap diri kita pasti mempunyai kedudukan sebagai anak.Kita telah dibesarkan dengan susah payah oleh kedua orangtua kita.Kalau pun kita sekarang bisa berdiri sendiri,makan,minim dan berbagai aktifitas sendiri, ingatlah bahwa waktu kecil, semua kegiatan itu harus di bantu oleh kedua orang tua kita. Bagaimana kasih sayang kedua orang tua kita, membesarkan kita adalah sebuah perjuangan yang perlu kita ingat. Hormati dan hargai, itu harus. Jangan samapi menjadi anak durhaka dengan menyakiti hati mereka.Cara Membuat Anak Kembar

Pengorbanan Orang Tua

Ayah dan ibu adalah dua orang yang sangan berjasa kepada kita. Lewat keduanyalah kita di lahirkan di dunia ini. Keduanya menjadi sebab seorang anak bisa mencapai surga. Doa mereka ampuh. Kutukanya juga manjur, Ibu telah mengandung di perutnya selama sembilan bulan dan penderitaan yang berganda. Ia mengandung dalam keadaan susah dan melahirkan dalam keadaan payah. Umur yang bertambah semakin menambah berat baginya. Ketika melahitkan seakan-akan kematian ada di depan matanya. Tapi ketika dia melihat sang bayi di sisinya, sirnalah dengan cepar semua rasa sakit dan susahnya. Ia gantungkan pada sang anak semua harapannya. Ia melihat pada si anak ada cahaya hidup dan keindahannya.Cara Membuat Anak Laki laki

Kemudian ibu sibuk melayani sang anak siang malam. Baik air kencing atau kotoranya, sang ibu rela membersikan dengan iklhas. Ia korabankan kesehatannya untuk anak. Air susunya menjadi makanan. Pelukannya menjadi rumah si anak. Tangan, pungung, dan dadanya menjadi tempat tunggangan. Ia menjaga dan mengawasi. Ia rela lapar asal si anak kenyang. Rela bergadang asal sang anak tidur, memandang dengan penuh kecintaan.Adapun ayah, kerena anak, ia menjadi penakut dan kikir. Ia berusaha untuk si anak. Agar sang buah hati tidak tersakiti, ian berpindah-pindah berpergian jauh. Ia tempuh daerah datar dan tinggi sambil menghadapi bahaya. Hanya untuk mencari sesuap nasi kehidupan untuk diberikan pada anak. la merawat dan mendidik. Jika si kecil datang padanya, sang anak merasa senang dan ia pun senang. Jika ia pulang, sang anak memeluk pinggangnya dengan erat.Cara Mengecilkan Perut

Air Susu Jangan Dibalas Air Tuba

Itulah mereka berdua dan itu masa bayi dan kecil kita, maka sudah menjadi keharusan untuk kita berbuat baik. Betapa banyak sekarang ini kita jumpai auak-anak yang durhaka kepada kedua orang tuanya. Panti jompo menjamur di mana-mana, ini menunjukkan tidak mengertinya sang anak akanhargakedua orang tua. Mereka titipkan kedua orang tuanya di sana dalam. keadaan sengsara dan kesepian melewati masa masa tuanya, sementara mereka bersenang-senang di rumah mewah.

esungguhnya perangai yang jahat dan kecelakaan serta kerugian kalau orang tua dikejutkan dengan perbuatan anak yang enggan berbuat baik kepada mereka. Keduanya telah berbuat baik, tapi orang yang celaka ini pura-pura, lupa kelemahan dan masa kecilnya. Dia merasa sombong dengan keadaan dan keahliannya. Dia tertipu dengan ilmu dan wawasannya. Menyombongkan wibawa dan kedudukannya. Dia menyakiti ibunya dengan kata kata yang pedas dan gerutu. Menyikapi keduanya dengan jelek dan dengan ucapan yang keji. Dia bentak dan hardik keduanya. Bahkan kadang kadang dia tega menampar dan menendang keduanya. Keduanya berharap sang anak hidup, tapi sang anak berharap, keduanya cepat mati. Seakanakan keduanya berharap jadi pasangan yang mandul saja dulunya.

Hai orang yang celaka! Bukankah kalau telah tua keduanya butuh kepadamu? Tapi kau sia-siakan mereka?! Kau lebih mendahulukan yang lain dari keduanya dalam berbuat baik. Dan kau lupakan keduanya. Apakah kau tidak tahu bahwa orang yang berbuat baik kepada kedua orang tua nantinya akan ditaati oleh anaknya? Dan sebaliknya kalau dia durbaka kepada kedua orang tuanya, anaknya nanti juga akan durhaka kepadanya. Kau juga nantinya akan butuh kepada kebaikan anak-anakmu. Dan mereka akan memperlakukanmu seperti perlakuanmu kepada kedua orang tuamu. Sebagaimana engkau bersikap, demikian juga engkau disikapi. Dan balasan itu karena amalan.Dakwah kepada orang tua

Birul walidain adalah nasihat anak kepada orang tua manakala mereka sedang meniti jalan dosa. Allah bercerita tentang nabi Nya Ibrahim as yang menasihati ayahnya ketika sang ayah menyembah berhala, Wahai ayahku, janganlah kamu menyembah syetan. Sesungguhnya syetan itu durhaka kepada Allah Yang Maha Pemurah. Wahai ayahku, sesungguhnya aku khawatir bahwa kamu akan ditimpa azab dari Allah,maka kamu menjadi kawan bagi syetan (Qs. Maryam :144 145)

Mungkin masih banyak diantara kita yang orang tuanya masih terperangkap dalam dosa. Sayangnya banyak pula diantara orang-orang muda yang bergelut dalam dawah membiarkan orang tuanya tersesat. Padahal mereka lebih berhak didawahkan ketimbang orang lain. Sangat sombong dengan apa yang ada, apalagi mereka SUdah lanjut usia dan dalam penjagaan kita.

Birul walidain juga menuntut muasyarah bil maruf (bergaul dengan baik) kepada orang tua. Allah berpesan, Dan bergaullah kepada kedua nya di dunia dengan baik (Qs. Luqrnan: 15). Dalam sejarah dakwah, banyak sekali kita temukan tokoh-tokoh simpatik yang melegendakan karena baktinya kepada kedua orang tua.

Marilah kita berlindung dari durhaka kepada orang tua, semoga Allah mengampuni kedua orang tua kita dan merahmati mereka. Ingatlah bahwa salah satu pintu surga dari keridhaan mereka. Ingatlah ketika mereka merawat kita sewaktu kita kecil. Semoga Allah memberikan balasan dengan berlipat ganda. Amin

Iklan